
Aisuka pasti setuju kalau mengemudi di jalan tol itu cukup menantang. Mengemudi di jalan tol memerlukan keterampilan dan kesadaran tinggi. Kecepatan kendaraannya relatif cepat dan volume lalu lintas yang padat.
Salah satu hal penting yang harus dikuasai adalah cara pindah jalur di tol dengan benar. Ini penting untuk dikuasai untuk menghindari kecelakaan. Bagaimana caranya? Simak di bawah ini!
Cara Pindah Jalur di Tol
Pahami Marka Jalan Tol
Sebelum mulai berpindah jalur, pemahaman terhadap marka garis di permukaan jalan tol sangat krusial. Marka putih putus-putus umumnya menandakan area yang boleh dilintasi untuk berpindah jalur, sementara garis utuh berarti Aisuka tidak boleh berpindah jalur di titik tersebut.
Lihat juga: Keunggulan Dashcam MV-118U: Keamanan Mobil untuk Sehari-Hari
Gunakan Prosedur Spion-Sein-Cek
Teknik aman untuk berpindah jalur meliputi tiga hal berikut:
- Lihat spion kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlalu dekat.
- Nyalakan lampu sein beberapa detik sebelum berpindah jalur sebagai tanda kepada pengendara lain.
- Lakukan cek tambahan terhadap blind spot (area yang tidak terlihat di spion) dengan cepat untuk memastikan jalur aman sebelum bergerak.
Kondisi Kecepatan Harus Serasi
Saat akan berpindah jalur, pastikan kecepatan kendaraan AIsuka sudah selaras dengan arus lalu lintas di jalur yang akan dimasuki. Jika terlalu lambat atau terlalu cepat dibandingkan kendaraan lain, manuver tersebut bisa mengejutkan dan membahayakan pengendara lain.
Lihat juga: 3 Tips Menyetir di Tol saat Hujan untuk Hindari Kecelakaan
Utamakan Jarak Aman
Selanjutnya, saat berpindah jalur, sediakan ruang yang cukup antara kendaraan di belakang atau di samping. Hindari berpindah jalur secara tiba-tiba dan dekat dengan kendaraan lain karena ini sering menjadi pemicu kecelakaan beruntun.
Hindari Maneuver Berulang
Sering berpindah jalur ketika terjadi kemacetan justru dapat memperburuk arus lalu lintas dan meningkatkan risiko benturan. Tetaplah di jalur Aisuka jika masih aman dan tidak tergesa-gesa mengambil jalur lain.
Patuhi Aturan dan Etika Berkendara di Tol
Selain teknik berpindah jalur, ada beberapa aspek etika dan aturan berkendara di tol yang harus diikuti:
- Lajur kanan hanya untuk mendahului, sedangkan lajur kiri digunakan untuk berkendara normal.
- Jangan menggunakan bahu jalan untuk menyalip karena bahu jalan hanya untuk keadaan darurat.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan agar ada ruang reaksi saat terjadi perubahan kecepatan.
- Patuhilah batas kecepatan yang berlaku di tiap ruas tol untuk menjaga tertib dan keamanan lalu lintas.
Berpindah jalur di jalan tol bukan sekadar memindahkan kendaraan dari satu jalur ke jalur lainnya. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Aisuka tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Lihat juga: Siap-Siap Mudik! Tarif Tol Jakarta–Bandung 2026 Terbaru
Pasang Dashcam Mobil untuk Keamanan Maksimal
Pernah nggak, Aisuka merasa cemas saat berkendara sendirian atau melewati jalan yang rawan? Nah, salah satu solusi cerdas yang bisa Aisuka lakukan adalah memasang dashcam di mobil.
Kenapa Dashcam Itu Penting?
Dashcam berfungsi sebagai alat perekam otomatis yang menangkap semua kejadian di depan mobil. Mulai dari kondisi lalu lintas, perilaku pengendara lain, hingga insiden tak terduga seperti kecelakaan atau tindakan kriminal.
Dashcam bisa menjadi alat bukti kuat jika Aisuka terlibat atau menyaksikan kecelakaan. Jadi, tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga melindungi secara hukum.
Rekomendasi Dashcam dari Mirai
Produk-produk premium grade A dari Mirai layak dipertimbangkan:
- MV 340T: cocok untuk penggunaan harian
- MV 240D: kamera depan-belakang untuk pengawasan maksimal
- MV 345D: fitur lengkap dengan resolusi tinggi
- MV 350D Streamer: Live streaming dari jauhÂ
Jangan tunggu sampai kejadian tak terduga datang. Yuk, pasang dashcam sekarang juga untuk perjalanan yang lebih aman dan tenang!
klik di sini untuk dapatkan produknya!
Media Sosial:
Instagram: Asuka Car TV
TikTok: Asuka Car TV
YouTube: Asuka Car TV

