
Memilih bahan bakar minyak (BBM) yang tepat sangat penting untuk menjaga performa dan usia mesin kendaraan. Di Indonesia, dua jenis BBM yang paling umum digunakan adalah Pertalite dan Pertamax. Meski terlihat serupa, keduanya memiliki perbedaan signifikan yang memengaruhi kinerja kendaraan secara keseluruhan. Apa saja perbedaan pertamax dan pertalite? Simak penjelasannya di sini!
Perbedaan Pertamax dan Pertalite
Angka Oktan (RON)
Perbedaan paling mendasar antara Pertamax dan Pertalite terletak pada angka oktan atau Research Octane Number (RON). Pertalite memiliki RON 90, sedangkan Pertamax memiliki RON 92.
Angka oktan menunjukkan kemampuan bahan bakar dalam menahan tekanan di dalam ruang bakar. Semakin tinggi nilai oktan, semakin kecil risiko terjadinya knocking atau pembakaran tidak sempurna. Oleh karena itu, Pertamax lebih cocok digunakan pada mesin dengan rasio kompresi tinggi, sementara Pertalite lebih sesuai untuk mesin dengan kompresi rendah hingga menengah.
Lihat juga: 5 Headunit Mobil Terbaik Indonesia dengan Kelas Premium
Pengaruh terhadap Performa Kendaraan
Perbedaan angka oktan ini juga berdampak langsung pada performa mesin. Pertamax mampu menghasilkan pembakaran yang lebih stabil dan presisi, sehingga tenaga yang dihasilkan menjadi lebih optimal dan responsif.
Sebaliknya, penggunaan Pertalite pada mesin berteknologi tinggi dapat menyebabkan pembakaran kurang sempurna. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menimbulkan penumpukan karbon yang dapat menurunkan performa mesin secara bertahap.
Efisiensi BBM dan Konsumsi Bahan Bakar
Dari sisi efisiensi, bahan bakar dengan oktan lebih tinggi seperti Pertamax cenderung memberikan konsumsi yang lebih optimal. Hal ini karena mesin dapat bekerja pada kondisi ideal tanpa harus melakukan penyesuaian tambahan akibat pembakaran yang tidak stabil.
Meskipun secara harga Pertamax lebih mahal, dalam jangka panjang penggunaannya bisa lebih hemat karena pembakaran yang lebih efisien dan minim pemborosan energi.
Lihat juga: Pertolongan Kecelakaan Lalu Lintas yang Wajib Dipahami
Kandungan Aditif dan Kebersihan Mesin
Selain angka oktan, Pertamax juga mengandung aditif khusus yang berfungsi menjaga kebersihan mesin. Kandungan ini membantu mengurangi kerak karbon di ruang bakar sehingga mesin tetap dalam kondisi optimal.
Sementara itu, Pertalite memiliki kandungan aditif yang lebih sederhana. Akibatnya, risiko terbentuknya deposit dalam mesin lebih besar jika digunakan secara terus-menerus, terutama pada kendaraan modern.
Dampak pada Umur Mesin Kendaraan
Penggunaan BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin sangat berpengaruh terhadap umur kendaraan. Pertamax yang memiliki kualitas pembakaran lebih baik dapat membantu menjaga komponen mesin tetap awet dan bekerja secara optimal.
Sebaliknya, penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah dari yang direkomendasikan dapat mempercepat keausan komponen mesin dan menurunkan performa kendaraan dalam jangka panjang.
Perbedaan Pertamax dan Pertalite terletak pada angka oktan, performa mesin, efisiensi bahan bakar, serta dampaknya terhadap kebersihan dan umur mesin. Pertamax unggul dalam hal kualitas dan performa, sementara Pertalite lebih ekonomis untuk penggunaan sehari-hari pada kendaraan dengan spesifikasi tertentu.
Lihat juga: Info Penting! Cara Perpanjangan STNK Tahunan dan 5 Tahunan
Pemasangan Headunit Android
Untuk menambah kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, memasang headunit android adalah pilihan yang tepat. Banyak fitur canggih yang bisa Aisuka nikmati selama berkendara. Asuka sendiri memiliki beragam pilihan headunit android yang dengan kualitas yang mumpuni.
Bahkan saat ini, ada headunit android yang bisa terintegrasi dengan fitur lain seperti sensor kualitas udara. Tentu saja hal ini sangat dibutuhkan untuk para pengendara untuk memeriksa kualitas udara dan kapasitas karbondioksida dalam kabin mereka.
Klik di sini untuk dapatkan produknya!
Media Sosial
Instagram: Asuka Car TV
TikTok: Asuka Car TV
YouTube: Asuka Car TV

