
Bagi pengendara yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung melalui jalur tol, tarif Tol Kalihurip menjadi salah satu informasi yang penting diketahui sebelum berangkat. Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama merupakan salah satu titik penting yang menghubungkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang atau Cipularang.
Mengetahui tarif berdasarkan golongan kendaraan juga membantu pengemudi memastikan saldo kartu elektronik mencukupi. Selain itu, informasi mengenai pintu keluar dapat membantu menentukan akses yang paling sesuai dengan tujuan perjalanan. Berikut informasi lengkap mengenai lokasi, panjang ruas, tarif, dan pintu keluar di sekitar Tol Kalihurip.
Info Tarif Tol Kalihurip
Tol Kalihurip Ada di Mana?
Gerbang Tol Kalihurip Utama berada di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tepatnya di sekitar KM 67. Gerbang ini menjadi salah satu titik penghubung antara Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang).
Dari arah Jakarta atau Cikampek, pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui Kalihurip menuju Purwakarta hingga Padalarang. Sementara dari arah Bandung, pengguna jalan dapat menuju Jakarta melalui ruas yang sama.
Perlu diketahui, istilah “Tol Kalihurip” sebenarnya lebih sering digunakan untuk menyebut kawasan atau titik Gerbang Tol Kalihurip Utama. Ruas tol yang dimulai dari kawasan tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang).
Tarif Tol Kalihurip Berdasarkan Golongan Kendaraan
Besaran tarif Tol Kalihurip bergantung pada titik masuk, titik keluar, serta golongan kendaraan. Untuk perjalanan dari Kalihurip Utama menuju arah Bandung, tarif yang berlaku pada ruas Cipularang dapat dilihat berdasarkan tujuan berikut. Data tarif 2026 menunjukkan tarif dari Kalihurip Utama menuju SS Padalarang sebesar Rp45.000 untuk kendaraan Golongan I.
| Tujuan dari Kalihurip Utama | Gol. I | Gol. II | Gol. III | Gol. IV | Gol. V |
| Sadang | Rp8.000 | Rp13.500 | Rp13.500 | Rp19.500 | Rp19.500 |
| Jatiluhur | Rp14.500 | Rp24.500 | Rp24.500 | Rp35.500 | Rp35.500 |
| SS Padalarang | Rp45.000 | Rp76.000 | Rp76.000 | Rp110.000 | Rp110.000 |
Tarif di atas merupakan tarif perjalanan pada ruas Cipularang dari kawasan Kalihurip/SS Dawuan menuju tujuan masing-masing. Untuk perjalanan yang dimulai dari Jakarta, tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek perlu ditambahkan. Sebagai contoh, tarif Jakarta IC menuju Kalihurip untuk Golongan I adalah Rp27.000.
Lihat juga: Tarif Tol Medan-Kualanamu Terbaru, Rute, dan Pintu Keluar
Golongan I
Kendaraan Golongan I merupakan kendaraan kecil yang paling banyak digunakan masyarakat, seperti sedan, jip, pick-up, bus kecil, dan kendaraan kecil lainnya. Untuk perjalanan Kalihurip Utama menuju SS Padalarang, tarif Golongan I tercatat sebesar Rp45.000.
Golongan II
Kendaraan Golongan II mencakup kendaraan angkutan barang dengan dua gandar atau kendaraan dengan enam roda. Dari Kalihurip Utama menuju SS Padalarang, tarifnya adalah Rp76.000.
Golongan III
Kendaraan Golongan III juga dikenakan tarif Rp76.000 untuk perjalanan dari Kalihurip Utama menuju SS Padalarang. Golongan ini digunakan untuk kendaraan dengan konfigurasi gandar yang termasuk dalam kategori III.
Golongan IV
Untuk kendaraan Golongan IV, tarif Kalihurip Utama menuju SS Padalarang adalah Rp110.000. Golongan ini mencakup kendaraan angkutan barang dengan jumlah gandar lebih banyak dibandingkan Golongan II dan III.
Golongan V
Kendaraan Golongan V juga dikenakan tarif Rp110.000 untuk perjalanan dari Kalihurip Utama menuju SS Padalarang.
Lihat juga: Tarif Tol Padaleunyi Terbaru, Lokasi, dan Daftar Pintu Keluar
Daftar Pintu Keluar di Sepanjang Ruas Kalihurip-Padalarang
GT Kalihurip Utama: KM 67
Gerbang Tol Kalihurip Utama berada di sekitar KM 67 dan menjadi titik penting yang menghubungkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan ruas menuju Purwakarta dan Padalarang. Dari titik ini, pengendara dapat melanjutkan perjalanan ke arah Sadang, Jatiluhur, hingga Padalarang.
GT Sadang: KM 76
Gerbang Tol Sadang berada di sekitar KM 76. Akses ini dapat digunakan pengendara yang hendak menuju kawasan Sadang, Purwakarta, maupun Subang. Bagi pengendara yang tidak perlu melanjutkan perjalanan hingga Padalarang, pintu keluar Sadang dapat menjadi pilihan untuk menuju kawasan Purwakarta dan sekitarnya.
GT Jatiluhur: KM 84
Selanjutnya terdapat Gerbang Tol Jatiluhur di sekitar KM 84. Gerbang ini memberikan akses menuju Jatiluhur, Ciganea, dan pusat Kota Purwakarta. Lokasinya juga berdekatan dengan akses menuju kawasan Waduk Jatiluhur.
GT Darangdan: sekitar KM 99
Pada perjalanan menuju Bandung, terdapat akses Darangdan di sekitar KM 99. Akses ini melayani kawasan Darangdan, Sawit, dan Cikalong. Pengendara yang memiliki tujuan di sekitar Darangdan tidak perlu melanjutkan perjalanan hingga Padalarang.
GT Cikamuning: KM 116
Gerbang Tol Cikamuning berada di sekitar KM 116, kawasan Ciburuy. Gerbang ini terhubung dengan wilayah Cikamuning, Cikalong Wetan, dan Purwakarta. Akses Cikamuning memiliki pengaturan arah tertentu. Data jaringan jalan mencatat bahwa gerbang ini merupakan pintu keluar dari arah Bandung.
GT Padalarang Timur: KM 121
Di ujung ruas terdapat kawasan Padalarang pada sekitar KM 121. Gerbang ini terhubung dengan kawasan Padalarang, Cikalong, dan Cianjur, serta menjadi titik peralihan menuju Jalan Tol Padalarang-Cileunyi. Bagi pengendara yang hendak menuju Bandung, perjalanan dapat dilanjutkan melalui jaringan tol Padalarang-Cileunyi sesuai tujuan.
Lihat juga: Info Lengkap Seputar Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Terbaru
Pasang Dashcam Mobil
Untuk meningkatkan keamanan, Aisuka juga bisa memasang dashcam mobil. Alat ini memiliki manfaat yang besar untuk alat perekam berbagai kejadian yang ada di hadapan mobil. Selain itu, dashcam mobil juga bisa menjadi alat bukti yang kuat jika terjadi kecelakaan atau tindakan kriminal.
Salah satu rekomendasi dashcam mobil yang bisa diandalkan adalah dengan memakai DVR MV 340T. Produk dari Mirai ini memiliki resolusi gambar yang besar, sehingga rekaman akan tampak jernih dan detail. Selain itu, ada tiga sudut pandang yang bisa direkam oleh dashcam yang satu ini, mulai dari area depan, belakang, hingga dalam kabin. Tentu alat ini akan sangat membantu keselamatan perjalanan. Sebaiknya Aisuka segera memasangnya dalam mobil.

