
Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, dan Toyota Innova diesel sama-sama dikenal sebagai mobil diesel. Ketiganya menawarkan tenaga besar, torsi melimpah, serta kemampuan untuk digunakan perjalanan jauh. Namun, ada satu karakteristik yang masih sering dirasakan pemiliknya: suara dan getaran khas mesin diesel.
Meski ketiganya sudah memiliki peredaman bawaan dari pabrik, kebutuhan peredam tambahan bisa berbeda. Tergantung karakter mobil, usia kendaraan, hingga kondisi dan penggunaan sehari-hari. Lalu, antara Fortuner, Pajero Sport, dan Innova diesel, mana yang paling membutuhkan peredam ekstra?
Fortuner vs Pajero Sport vs Innova Diesel
Fortuner Diesel
Toyota Fortuner diesel menggunakan mesin 2GD-FTV 2.4 liter pada sejumlah varian, sementara generasi yang lebih bertenaga juga tersedia dengan mesin 1GD-FTV 2.8 liter. Mesin 2GD-FTV sendiri menghasilkan sekitar 149,6 PS dan torsi 400 Nm pada 1.600–2.000 rpm.
Karakter mesin diesel bertorsi besar tersebut membuat suara dan getaran mesin tetap bisa terasa, terutama ketika melakukan akselerasi atau saat putaran mesin meningkat. Untuk Fortuner, area yang bisa menjadi prioritas tambahan antara lain firewall, lantai, pintu, dan area roda. Firewall penting karena menjadi salah satu jalur yang memisahkan sumber suara mesin dengan kabin.
Jika targetnya adalah membuat kabin terasa lebih nyaman untuk perjalanan jauh, peredam tambahan dapat membantu mengurangi suara mesin sekaligus suara dari luar kendaraan. Tingkat kebutuhan peredam ekstra: tinggi, terutama bagi pemilik yang menginginkan kabin lebih senyap daripada standar pabrik.
Pajero Sport
Mitsubishi Pajero Sport sebenarnya sudah dikenal memiliki tingkat kekedapan kabin yang cukup baik untuk kendaraan diesel. Pengujian Otomotif pada All New Pajero Sport bahkan menyebut kategori kekedapannya tergolong baik untuk mobil diesel. Namun, itu bukan berarti peredam tambahan tidak diperlukan.
Pada Pajero Sport, suara dan getaran mesin diesel masih bisa menjadi perhatian, terutama ketika kendaraan digunakan dalam kondisi tertentu. Pengalaman instalasi peredam pada Pajero Sport juga menunjukkan bahwa firewall, lantai, roda, pintu, dan plafon dapat menjadi area yang ditingkatkan untuk mendapatkan kabin yang lebih senyap.
Artinya, untuk Pajero Sport, pemasangan peredam tambahan lebih tepat dianggap sebagai upaya meningkatkan kenyamanan, bukan karena kabinnya tidak kedap sama sekali. Tingkat kebutuhan peredam ekstra: sedang–tinggi, terutama jika pemilik menginginkan tingkat kenyamanan yang lebih maksimal.
Lihat juga: Titik Pemasangan Peredam yang Paling Berpengaruh untuk Mobil Diesel
Innova Diesel
Toyota Kijang Innova diesel justru menarik karena karakter peredaman kabinnya cukup baik. Pada All New Kijang Innova, Toyota melakukan peningkatan peredaman pada beberapa area seperti lantai, panel dashboard, frame pintu, dan fender. Namun, suara mesin diesel tetap dapat terdengar di dalam kabin.
Bahkan, beberapa ulasan terhadap Innova diesel mencatat bahwa setelah suara ban dan suara dari luar berhasil diredam dengan baik, suara mesin diesel justru menjadi lebih terasa karena sumber suara lainnya sudah berkurang.
Kondisi ini membuat peredam tambahan cukup menarik bagi pemilik Innova diesel yang mengutamakan kenyamanan keluarga. Terlebih lagi, kebutuhan bisa berbeda antara generasi dan tipe Innova. Pada Innova diesel yang lebih tua, karakter suara mesin juga bisa terasa lebih kasar dibandingkan generasi yang lebih baru.
Tingkat kebutuhan peredam ekstra: sedang–tinggi, khususnya pada unit yang lebih tua atau kendaraan yang sering digunakan untuk perjalanan jauh bersama keluarga.
Lihat juga: Cara Kerja Rubber Butyl dalam Meredam Getaran Mobil Diesel
Mana yang Paling Butuh Peredam Ekstra?
Kalau harus dibandingkan secara praktis, tidak ada pengujian head-to-head dengan metode dan kondisi yang sama yang bisa digunakan untuk menyatakan satu model secara mutlak paling berisik. Kebutuhan peredam juga sangat dipengaruhi tahun produksi, tipe kendaraan, kondisi mesin, ban, serta area yang sudah mendapatkan peredaman bawaan.
Lihat juga: Noisekill Diesel Series: Peredam Pertama di Indonesia Khusus Mesin Diesel
Noisekill Membantu Mengurangi Suara dan Getaran
Jika kondisi mesin sudah dipastikan baik tetapi suara diesel masih terasa mengganggu, salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan adalah meningkatkan sistem peredaman kendaraan. Menggunakan Noisekill Diesel Series menjadi pilihan yang tepat. Produk ini direkayasa khusus untuk mengurangi suara dan getaran pada mobil diesel. Pertama di Indonesia, peredam suara yang dibuat untuk mesin mobil diesel.
Noisekill Diesel Series ini bisa mereduksi suasana dengan maksimal. Selain itu, produk ini juga tahan panas dan awet. Aman dan nyaman untuk segala medan. Untuk mobil diesel, peredaman menjadi salah satu bagian penting karena suara dan getaran mesin dapat terasa cukup dominan di dalam kabin.

