
Bensin adalah komponen penting dalam menjaga performa kendaraan. Namun, tidak semua bahan bakar yang beredar di pasaran memiliki kualitas yang baik. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah adanya bensin oplosan, yaitu bahan bakar yang dicampur dengan zat lain seperti minyak tanah atau cairan tertentu.
Pemakaian bensin oplosan bisa berdampak buruk pada mesin, lho. Mulai dari penurunan performa hingga kerusakan serius. Nah, jadi kita harus tahu cara membedakan bensin oplosan dan asli. Bagaimana caranya? Simak di sini!
Cara Membedakan Bensin Oplosan dan Asli
Uji Penguapan dengan Jari
Salah satu cara paling sederhana untuk membedakan bensin asli dan oplosan adalah dengan menguji tingkat penguapannya. Bensin asli memiliki sifat mudah menguap, sehingga ketika disentuh, cairannya akan cepat hilang tanpa meninggalkan residu.
Sebaliknya, bensin oplosan cenderung tidak cepat menguap dan meninggalkan rasa lengket di kulit. Hal ini terjadi karena adanya campuran zat lain yang memiliki sifat lebih berat dibandingkan bensin murni.
Lihat juga: 5 Head Unit Android Terbaik yang Paling Banyak Dicari
Menggunakan Kertas atau Koran
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan kertas atau koran sebagai media uji. Bensin asli biasanya tidak merusak tinta pada kertas, sehingga tulisan tetap terlihat jelas.
Namun, jika bensin tersebut merupakan hasil oplosan, biasanya akan membuat tinta pada koran luntur. Hal ini disebabkan oleh kandungan campuran seperti minyak tanah yang dapat melarutkan tinta.
Lihat juga: Bensin untuk Mobil Hybrid, Jenis Apa yang Cocok?
Perhatikan Warna Bensin
Warna juga bisa menjadi indikator penting dalam membedakan bensin asli dan oplosan. Setiap jenis bensin memiliki warna khas, seperti kuning cerah untuk premium, hijau untuk pertalite, dan merah atau biru untuk pertamax.
Jika warna bensin terlihat tidak sesuai, terlalu keruh, atau berbeda dari standar biasanya, maka ada kemungkinan bahan bakar tersebut telah dicampur dengan zat lain.
Cek Adanya Endapan
Bensin yang berkualitas baik umumnya tidak meninggalkan endapan di dalam wadah. Cairannya terlihat jernih dan bersih tanpa partikel tambahan. Sebaliknya, bensin oplosan sering kali meninggalkan endapan atau kotoran di dasar botol. Hal ini menjadi tanda bahwa bahan bakar tersebut tidak murni dan berpotensi merusak sistem bahan bakar kendaraan.
Lihat juga: 6 Cara Merawat Wiper Mobil agar Lebih Awet
Waspadai Dampak Bensin Oplosan pada Mesin
Menggunakan bensin oplosan bukan hanya soal kualitas bahan bakar, tetapi juga menyangkut keamanan kendaraan. Bahan bakar yang tidak sesuai dapat menyebabkan mesin menjadi kasar, performa menurun, hingga kerusakan komponen penting seperti injektor dan pompa bahan bakar.
Dalam jangka panjang, penggunaan bensin oplosan bahkan bisa menyebabkan mesin mengalami kerusakan serius atau turun mesin.
Untuk menghindari risiko, sebaiknya Aisuka selalu mengisi bahan bakar di tempat terpercaya. Dengan begitu, kualitas bensin tetap terjamin dan performa kendaraan bisa tetap optimal dalam jangka panjang.
Klik di sini untuk dapatkan produknya!
Media Sosial
Instagram: Asuka Car TV
TikTok: Asuka Car TV
YouTube: Asuka Car TV

