cara merawat dashcam
Cara Merawat Dashcam Mobil

Dashcam kini menjadi salah satu aksesori yang banyak digunakan pada mobil. Perangkat ini dapat merekam kondisi jalan selama berkendara. Rekamannya bisa menjadi dokumentasi perjalanan maupun bukti ketika terjadi insiden di jalan.

Namun, seperti perangkat elektronik lainnya, dashcam juga perlu dirawat agar dapat bekerja dengan baik dalam jangka panjang. Apalagi dashcam biasanya berada di dalam mobil yang terpapar panas, debu, dan digunakan untuk merekam secara terus-menerus. Lalu, bagaimana cara merawat dashcam agar tetap awet? Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan. Yuk, kita lihat apa saja cara merawat dashcam mobil!

Cara Merawat Dashcam Mobil

Bersihkan Lensa Dashcam Secara Berkala

Lensa merupakan bagian penting dari dashcam karena menentukan kualitas gambar yang direkam. Debu, sidik jari, atau kotoran yang menempel pada lensa dapat membuat hasil rekaman terlihat buram.

Karena itu, bersihkan lensa secara berkala menggunakan kain microfiber yang lembut. Hindari menggunakan kain kasar atau bahan yang dapat menyebabkan goresan pada permukaan lensa. Selain lensa, bagian luar dashcam juga sebaiknya dibersihkan dari debu agar tidak menumpuk di sekitar perangkat.

Gunakan Kartu Memori yang Sesuai

Kartu microSD menjadi salah satu komponen yang cukup penting pada dashcam. Berbeda dengan kamera biasa, dashcam dapat melakukan perekaman secara terus-menerus dan menimpa file lama menggunakan sistem loop recording.

Karena itu, gunakan kartu memori yang memang sesuai dengan spesifikasi dashcam. Garmin, misalnya, merekomendasikan kartu berkualitas dengan kecepatan Class 10 atau lebih tinggi untuk perangkat dashcam tertentu. Sebaiknya jangan hanya mempertimbangkan kapasitas penyimpanan. Perhatikan juga kompatibilitas dan ketahanan kartu terhadap penggunaan perekaman secara terus-menerus.

Format Kartu Memori Secara Berkala

Selain memilih kartu memori yang tepat, format microSD secara berkala juga menjadi bagian penting dalam merawat dashcam. Produsen dashcam memiliki rekomendasi yang berbeda-beda. Formatting microSD bisa dilakukan secara berkala. Termasuk sekitar satu kali dalam sebulan pada sejumlah modelnya. Sementara itu, Garmin merekomendasikan formatting setidaknya setiap enam bulan untuk model tertentu.

Sebelum melakukan format, pastikan seluruh video penting sudah dipindahkan atau dicadangkan. Formatting akan menghapus data yang tersimpan di kartu memori. Untuk hasil yang lebih aman, lakukan formatting melalui menu dashcam atau aplikasi resmi sesuai petunjuk model yang digunakan.

Jangan Abaikan Peringatan SD Card

Pernah menemukan notifikasi seperti “SD Card Error”, “Check SD Card”, atau dashcam tiba-tiba berhenti merekam? Jangan langsung mengabaikannya. Masalah tersebut dapat berkaitan dengan kartu memori yang sudah mulai mengalami penurunan performa, tidak kompatibel, atau membutuhkan formatting.

Jika masalah terus muncul setelah dilakukan pengecekan dan formatting, kartu memori mungkin perlu diganti. Kartu microSD memang memiliki masa pakai karena mengalami proses penulisan dan penghapusan data secara berulang.

Perhatikan Suhu di Dalam Mobil

Mobil yang terparkir di bawah sinar matahari dapat memiliki suhu kabin yang sangat tinggi. Kondisi tersebut perlu diperhatikan karena dashcam merupakan perangkat elektronik yang bekerja di dalam kabin.

Jika dashcam mengalami panas berlebih, performanya dapat terganggu. Overheating termasuk salah satu kemungkinan penyebab dashcam mengalami restart berulang. Karena itu, pastikan dashcam terpasang pada posisi yang memiliki ventilasi cukup dan sesuai dengan petunjuk pemasangan dari produsen. Jika perangkat mengalami panas berlebih atau restart berulang, sebaiknya periksa penyebabnya dan biarkan perangkat mendingin.

Periksa Kabel dan Sumber Daya

Dashcam membutuhkan sumber listrik yang stabil agar dapat merekam dengan baik. Kabel yang longgar, konektor yang bermasalah, atau sumber daya yang tidak sesuai dapat menyebabkan dashcam mati atau restart.

Sesekali periksa kondisi kabel power dan konektornya. Pastikan kabel tidak terjepit, tertekuk secara berlebihan, atau mengalami kerusakan. Jika menggunakan fitur parking mode, perhatikan juga sistem pemasangan power supply yang digunakan. Pastikan pemasangannya sesuai dengan spesifikasi dashcam dan kendaraan.

Jangan Cabut Kartu Memori Saat Dashcam Sedang Merekam

Hal sederhana yang sering terlupakan adalah cara melepas microSD. Sebaiknya jangan langsung mencabut kartu memori ketika dashcam masih aktif melakukan perekaman. Matikan perangkat terlebih dahulu sesuai prosedur yang direkomendasikan sebelum melepas microSD. Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi risiko kerusakan atau file rekaman yang tidak tersimpan dengan sempurna.

Cek Rekaman Secara Berkala

Jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan untuk mengetahui apakah dashcam masih merekam dengan baik. Luangkan waktu untuk mengecek hasil rekaman secara berkala. Pastikan gambar terlihat jelas, audio berfungsi jika tersedia, tanggal dan waktu sudah benar, serta tidak ada bagian rekaman yang hilang.

Pengecekan sederhana ini juga dapat membantu mengetahui lebih awal jika terdapat masalah pada kamera atau kartu memori.

Perbarui Firmware Jika Tersedia

Firmware merupakan perangkat lunak yang membantu dashcam menjalankan berbagai fungsinya. Pada beberapa produk, pembaruan firmware dapat membawa peningkatan performa atau fitur tertentu.

Memasukkan pembaruan firmware sebagai salah satu langkah untuk menjaga performa perangkat. Namun, jangan sembarangan memasang firmware. Pastikan firmware yang digunakan memang sesuai dengan model dashcam dan ikuti petunjuk resmi dari produsennya.

Gunakan Dashcam Sesuai Petunjuk Produsen

Setiap dashcam memiliki spesifikasi dan fitur yang berbeda. Kapasitas microSD yang didukung, sistem formatting, kebutuhan daya, hingga fitur parking mode bisa berbeda antara satu model dan model lainnya. Karena itu, cara paling aman untuk merawat dashcam adalah mengikuti buku manual dan rekomendasi resmi dari produsen.

Dengan perawatan sederhana seperti membersihkan lensa, menggunakan microSD yang sesuai. Melakukan formatting secara berkala, memeriksa kabel, dan memperhatikan kondisi suhu, dashcam dapat tetap bekerja optimal untuk mendukung kebutuhan dokumentasi selama berkendara.

Pada akhirnya, merawat dashcam bukan hanya soal membuat perangkat terlihat bersih. Yang tidak kalah penting adalah memastikan kamera, kartu memori, sumber daya, dan sistem perekamannya selalu berada dalam kondisi yang siap digunakan ketika dibutuhkan.

Pasang Dashcam Mobil

Untuk meningkatkan keamanan, Aisuka juga bisa memasang dashcam mobil. Alat ini memiliki manfaat yang besar untuk alat perekam berbagai kejadian yang ada di hadapan mobil. Selain itu, dashcam mobil juga bisa menjadi alat bukti yang kuat jika terjadi kecelakaan atau tindakan kriminal. 

Salah satu rekomendasi dashcam mobil yang bisa diandalkan adalah dengan memakai MV 240D. Produk dari Mirai ini memiliki resolusi gambar yang besar, sehingga rekaman akan tampak jernih dan detail. Selain itu, ada sudut pandang yang bisa direkam oleh dashcam yang satu ini, mulai dari area depan, belakang, hingga dalam kabin. Tentu alat ini akan sangat membantu keselamatan perjalanan.

Artikel Pilihan

9 Cara Mengoptimalkan Performa Head Unit Android

7 Manfaat TPMS untuk Perjalanan Jauh

Panduan Lengkap Upgrade Head Unit Mobil untuk Pemula