kesalahan mengemudi mobil matic
HIndari Kesalahan Mengemudi Mobil Matic

Mobil bertransmisi otomatis atau mobil matic semakin populer di Indonesia karena kemudahannya dibanding mobil manual. Namun, meskipun tidak perlu mengoper kopling, banyak pemula justru masih melakukan kesalahan dasar saat mengemudikannya. Akibatnya, performa mobil bisa terganggu dan komponen transmisi lebih cepat aus. 

Apa saja kesalahan mengemudi mobil matic yang sering terjadi pada pemula? Yuk, simak di sini agar lebih aware!

Kesalahan Mengemudi Mobil Matic

Salah Memahami Fungsi Tuas Transmisi

Salah satu kesalahan paling umum adalah kurangnya pemahaman tentang fungsi setiap posisi gigi pada tuas transmisi matic (seperti P, R, N, D). Akibatnya, pemula sering memindahkan tuas ke posisi “P” atau “R” saat mobil masih bergerak, yang dapat merusak komponen transmisi.

Tips:

Lihat juga: Fungsi TV Tuner Mobil: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya

Menggunakan Rem Tangan Saat Mobil Masih Melaju

Beberapa pengemudi pemula juga sering mengaktifkan rem tangan ketika mobil masih berjalan. Kebiasaan ini sebenarnya dapat merusak sistem rem dan membuat mobil kehilangan stabilitas.

Tips:

Terlalu Mengandalkan Posisi “D” Sepanjang Waktu

Walau mode D (Drive) merupakan gigi utama saat berkendara, pemula sering lupa bahwa mobil matic juga memiliki posisi gigi rendah seperti L atau 2 yang berguna untuk situasi tertentu, seperti saat menanjak atau di medan berat.

Tips:

Menekan Gas Berlebihan sehingga Putaran Mesin Tinggi

Kesalahan lain yang sering ditemui adalah menginjak pedal gas terlalu dalam, terutama saat start atau jalan menanjak. Ini membuat mesin berputar terlalu cepat (over-rev) dan tidak hanya boros bahan bakar, tetapi juga dapat mempercepat keausan komponen.

Lihat juga: 5 Risiko Menaruh Barang di Atas Dashboard Mobil yang Mengganggu

Tips:

Tidak Mengoptimalkan Mode Manual (Jika Tersedia)

Banyak mobil matic modern dilengkapi dengan mode manual atau semi-manual, namun banyak pengemudi pemula tidak memanfaatkannya. Padahal, mode ini bisa sangat membantu saat kontrol lebih diperlukan. Misalnya saat menanjak tajam atau menuruni jalan curam.

Tips:

Pelajari cara menggunakan mode manual di mobil Aisuka agar dapat lebih mengendalikan perpindahan gigi sesuai kebutuhan.

Mengemudi mobil matic memang terlihat lebih simpel daripada mobil manual, namun tetap ada teknik dan kebiasaan yang perlu dipahami. Dengan memahami fungsi gigi transmisi, cara menggunakan rem dan gas yang benar, serta manfaatkan fitur transmisi lain (seperti gigi rendah atau mode manual), perjalanan Aisuka menjadi lebih aman dan nyaman, sekaligus memperpanjang masa pakai kendaraan.

Lihat juga: Memahami Fitur Canggih Headunit Unggulan MR TPMS + NFC

Rekomendasi Produk Asuka & Mirai

MR Ultima RAM 12 GB

Mau head unit yang bisa multitasking tanpa buffering? MR Ultima solusinya! Dengan RAM 12 GB, memungkinkan ruang penyimpanan yang lebih besar dan kecepatan akses data yang luar biasa. Tidak lupa, teknologi audio kelas profesional memiliki kontrol yang eksklusif 32-band DSP equalizer. Hal ini bisa mengatur suara dengan detail dan kualitas audio semakin presisi.

MR Ultima RAM 16 GB

RAM 12 GB masih kurang? Tenang, Mirai Ultima hadir juga dengan ukuran RAM 16 GB. Tentunya ini lebih luar biasa lagi. Kecepatan akses data dan ruang penyimpanan terasa lebih badas dari versi sebelumnya.

MR Black Pro 6 Channel Kamera 360

Head unit MR Black Pro memiliki banyak keunggulan. Mulai dari performanya yang tidak perlu diragukan lagi karena memakai prosessor Snapdragon 8-core 2.0 GHz. Selain itu, head unit ini juga sudah support camera 360 6 channel eksekutif.

Asuka ACK Max dengan Air Purifier

Aisuka bisa menjaga kebersihan kabin mobil dengan memasang head unit Asuka ACK MAX Series. Head unit yang satu ini sudah support healthy accessories, seperti sensor CO2 dan air purifier.

Klik di sini untuk dapatkan produknya!


Media Sosial:
Instagram: Asuka Car TV
TikTok: Asuka Car TV
YouTube: Asuka Car TV