
Liburan Lebaran identik dengan perjalanan mudik jarak jauh. Mobil dipakai menempuh ratusan kilometer melewati berbagai kondisi jalan, mulai dari tol berdebu, jalur panas beraspal, hingga rute basah dan berlumpur. Sayangnya, setelah kembali ke rumah, banyak pemilik kendaraan menunda mencuci mobil karena kelelahan.
Padahal, membiarkan mobil kotor setelah perjalanan panjang saat Lebaran bisa menimbulkan berbagai dampak serius yang sering kali tidak langsung terlihat. Apa saja akibat yang ditimbulkan karena malas cuci mobil? Cek di bawah ini!
Akibat Malas Cuci Mobil
Noda Membandel dan Jamur pada Kaca
Sisa air hujan, cipratan genangan, dan embun yang mengering di kaca dapat berubah menjadi noda membandel. Jika dibiarkan terlalu lama, noda tersebut bisa berkembang menjadi jamur kaca. Permukaan kaca menjadi buram dan visibilitas saat berkendara pun menurun, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun kembali.
Ketika jamur sudah menempel kuat, pembersihan biasa tidak lagi cukup. Pemilik mobil biasanya harus melakukan poles kaca khusus yang tentu membutuhkan biaya tambahan.
Lihat juga: Mudik Pakai Mobil Listrik? Ini Cara Mengoptimalkan agar Perjalanan Lancar
Cat Mobil Kusam dan Rentan Rusak
Selanjutnya, debu, kotoran aspal, serta partikel polusi yang menempel selama perjalanan mudik bisa merusak lapisan pelindung cat jika tidak segera dibersihkan. Terlebih saat mobil sering terparkir di bawah sinar matahari selama momen Lebaran, kotoran tersebut dapat mengeras dan menimbulkan kerak.
Akibatnya, warna cat terlihat kusam, permukaan terasa kasar, bahkan muncul bintik halus yang sulit dihilangkan. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu korosi ringan yang menurunkan tampilan sekaligus nilai jual kendaraan.
Karat pada Kolong dan Komponen Kaki-Kaki
Tidak kalah suram, perjalanan jauh saat Lebaran sering membuat mobil melewati jalan basah atau berlumpur. Tanpa disadari, bagian kolong dan kaki-kaki menjadi area paling rentan karena jarang diperhatikan. Jika lumpur dan air dibiarkan mengering dan menempel, risiko karat akan meningkat.
Karat yang muncul pada baut, rangka bawah, atau komponen suspensi dapat mempercepat keausan. Dampaknya bukan hanya soal tampilan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kenyamanan dan keamanan berkendara.
Lihat juga: Jenis-Jenis Ban Serep Mobil dan Cara Membedakannya
Wiper Cepat Aus dan Kaca Tergores
Kemudian, kaca yang penuh debu halus juga membuat karet wiper bekerja lebih berat. Gesekan antara partikel kotoran dan karet wiper dapat menyebabkan permukaan kaca tergores secara perlahan. Dalam waktu tertentu, wiper menjadi getas, berbunyi saat digunakan, dan tidak lagi menyapu air secara maksimal.
Jika sudah seperti ini, penggantian wiper menjadi tidak terhindarkan, padahal kerusakan tersebut bisa dicegah dengan pencucian lebih awal.
Interior Berbau dan Tidak Nyaman
Selama liburan Lebaran, mobil biasanya membawa banyak penumpang, makanan, serta barang bawaan. Remah makanan atau tumpahan minuman yang tidak segera dibersihkan bisa memicu bau tidak sedap di dalam kabin. Dalam kondisi lembap, jamur bahkan dapat tumbuh di karpet atau sela jok.
Interior yang kotor bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan ringan seperti alergi atau gangguan pernapasan.
Malas mencuci mobil setelah liburan Lebaran memang terlihat sepele. Namun dampaknya bisa muncul perlahan. Jika dibiarkan, kerusakan kecil tersebut dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius dan menguras biaya.
Lihat juga: 5 Penyebab Utama Mesin Mobil Susah Menyala di Pagi Hari
Mengecek Tekanan Udara Ban dengan Mirai TPMS
Mengetahui keadaan ban mobil secara berkala memang cukup penting. Dengan begitu, Aisuka bisa menentukan kapan sebaiknya mengganti ban mobil. Salah satu keadaan ban mobil yang bisa dicek adalah tekanan udara di dalamnya.
Kabar baiknya, headunit Mirai TPMS memiliki fitur unggulan yaitu kemampuan mengecek tekanan udara ban mobil secara real-time. Dengan adanya sensor Bundle with Tire Pressure Monitoring Sensor, keadaan tekanan udara pada ban mobil bisa dilihat dengan mudah di layar headunit. Alat sensornya dipasang pada seluruh ban mobil, sehingga informasi yang didapatkan pun secara real-time.
Kecanggihan headunit Mirai TPMS ini tentu sangat membantu para pengendara yang selalu menjaga keamanan dan kenyamanan mobil.
Klik di sini untuk informasi pembelian dan promo terbaru!
Media Sosial:
Instagram: Asuka Car TV
TikTok: Asuka Car TV
YouTube: Asuka Car TV

