
Memiliki mobil tentu memberi kemudahan buat aktivitas sehari-hari. Namun, seiring berjalannya waktu, kebutuhan berkendara pun bisa berubah. Mobil yang sebelumnya dipakai nyaman saja kok mendadak mulai memiliki keterbatasan seperti sisi fitur, kenyamanan, kapasitas, maupun kondisi fisik kendaraan sendiri. Pada kondisi seperti ini, lantas muncul pertanyaan: kapan waktu yang tepat untuk upgrade mobil?
Upgrade mobil sendiri berarti nggak harus beli kendaraan baru di dealer resmi dengan harga yang jauh lebih mahal. Tidak. Keputusan tersebut sebaiknya dilakukan setelah melakukan beberapa pertimbangan; kondisi kendaraan, kemampuan finansial, serta manfaat yang akan diperoleh.
Sebagai contoh, ada seseorang yang sebelumnya pakai city car lalu butuh mobil keluarga dengan kabin luas. Dalam kasus ini, mengganti kendaraan dengan jenis MPV atau SUV dapat disebut upgrade dan jelas sesuai dengan kebutuhan seseoarang tersebut. Yuk simak tanda-tanda bahwa pengemudi lekas upgrade kendaraan di bawah ini!
Waktu untuk Upgrade Mobil
Kebutuhan Keluarga Sudah Berubah
Saat jumlah anggota bertambah, kapasitas mobil yang sebelumnya cukup mulai terasa terbatas. Ruang untuk penumpang, barang, maupun perlengkapan perjalanan menajdi semakin penting. Sebut saja pengguna mobil dua baris kursi mungkin mulai menimbang MPV tiga baris saat butuh kapasitas penumpang lebih banyak.
Fitur Mobil Sudah Tidak Sesuai Kebutuhan
Teknologi kendaran berkembang pesat. Mobil yang dibeli beberapa tahun lalu mungkin masih berfungsi dengan baik, tetapi fitur yang tersedia belum tentu sesuai kebutuhan. Beberapa fitur yang kini banyak dicari adalah integrasi smartphone (Apple CarPlay dan Android Auto), kamera parkir, dashcam, blind spot monitoring, head-up display, sampai konektivitas digital.
Lihat juga: Tarif Tol Jakarta-Cikampek Terbaru dan Daftar Pintu Keluar
Biaya Perawatan Meningkat
Mobil yang semakin tua tentu butuh perhatian lebih terhadap berbagai komponen. Biaya perawatan rutin adalah normal bagi kendaraan bermotor. Namun, jika ongkos perawatan makin tinggi, pemilik perlu mengevaluasi kembali kondisi mobil.
Lihat juga: Info Lengkap Seputar Tarif Tol Semarang-Surabaya Terbaru
Nilai Jual Mobil Masih Menarik
Waktu penjualan juga perlu diperhitungkan apabila hendak upgrade mobil. Kendaraan punya nilai jual yang bisa berubah seiring usia, kondisi, dan popularitas model. Menjual kendaraan lantas masih dapat menjadi strategi untuk mendapatkan nilai tukar yang lebih menarik.
Kondisi Finansial Sudah Siap
Jangan melakukan upgrade mobil jika hanya ingin mengikuti tren. Pastikan pembelian kendaraan sesuai dengan kemampuan finansial ya. Ada banyak turunan dari kesiapan finansial sebenarnya, biaya asuransi, pajak, bahan bakar, servis berkala, biaya parkir dan tol, sampai biaya tidak terduga.
Lihat juga: Tips Menjual Mobil Pribadi Agar Cepat Laku dengan Harga Terbaik
Upgrade Mobil Tidak Harus Ganti
Sebenarnya, upgrade mobil tidak harus ganti baru. Pemilik mobil sekalian bisa banget bisa upgrade fitur mobil; head unit, dashcam, head-up display, sampai kamera 360 derajat.
Ada Mirai TPMS untuk mengetahui tekanan ban secara real time. Ada head unit Asuka ACK-500 Series untuk pengalaman visual di dalam kabin lebih menakjubkan. Selain itu, ada pula Asuka BM-Series untuk kualitas suara lebih memanjakan telinga.

