Mobil diesel dikenal memiliki tenaga dan torsi yang besar. Namun, karakter mesinnya juga membuat suara dan getaran yang dihasilkan cenderung lebih terasa dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Karena itu, tidak sedikit pemilik mobil diesel yang mulai mempertimbangkan pemasangan peredam untuk membuat kabin lebih nyaman.

Lalu, apakah peredam mobil diesel benar-benar berbeda dengan peredam mobil biasa? Atau sebenarnya semua jenis peredam bisa digunakan pada kendaraan apa pun? Jawabannya, tidak selalu berbeda dari sisi material, tetapi kebutuhan dan konfigurasi pemasangannya bisa berbeda. Pemilihan peredam sebaiknya disesuaikan dengan sumber suara, karakter kendaraan, area pemasangan, serta target kenyamanan yang ingin dicapai.

Apa Itu Peredam Mobil?

Peredam mobil merupakan material yang digunakan untuk membantu mengurangi suara dan getaran yang masuk atau muncul di dalam kendaraan. Fungsinya bukan sekadar membuat kabin lebih senyap, tetapi juga dapat membantu mengurangi getaran bodi, suara ban dan jalan, hingga meningkatkan kenyamanan audio di dalam kabin.

Jenis material yang digunakan pun beragam. Ada material yang berfungsi sebagai vibration damper. Lalu, ada yang berperan sebagai sound absorber. Ada pula material yang membantu mengurangi perpindahan panas. Karena sumber kebisingan mobil berbeda-beda, penggunaan satu jenis material saja belum tentu memberikan hasil yang sama pada setiap bagian kendaraan.

Mengapa Mobil Diesel Terasa Lebih Berisik?

Sebelum membahas perbedaannya, penting memahami karakter mobil diesel. Suara khas mesin diesel berasal dari proses pembakaran dan karakter kerja mesinnya. Selain suara, getaran dari mesin juga dapat merambat melalui dudukan mesin, bodi, firewall, hingga bagian kabin.

Ketika suara mesin tersebut bertemu dengan suara ban, jalan, angin, atau bahkan suara hujan yang mengenai atap, kabin dapat terasa semakin berisik. Karena itu, pemilik mobil diesel biasanya memiliki kebutuhan peredaman yang lebih spesifik, terutama pada area yang menjadi jalur masuk suara dan getaran dari mesin.

Peredam Mobil Diesel Vs Peredam Biasa

Secara prinsip, peredam untuk mobil diesel tidak berarti harus menggunakan material yang sepenuhnya berbeda dari mobil bensin. Perbedaan utamanya lebih banyak terletak pada sumber kebisingan yang ingin ditangani dan konfigurasi pemasangannya. Berikut beberapa hal yang membedakannya.

Lihat juga: Kenapa Mobil Diesel Lebih Berisik? Ini Penjelasan dan Solusinya

Fokus Peredaman

Pada mobil diesel, salah satu fokus utama adalah mengurangi suara dan getaran mesin yang masuk ke kabin. Karena itu, area seperti firewall, lantai, kap mesin, dan bagian bodi tertentu dapat menjadi perhatian.

Sementara pada mobil bensin, kebutuhan peredaman bisa lebih beragam. Misalnya, pemilik kendaraan mungkin lebih fokus mengurangi suara ban, suara jalan, atau meningkatkan kualitas audio. Jadi, bukan berarti peredam diesel hanya boleh digunakan untuk mobil diesel. Yang lebih penting adalah menyesuaikan jenis material dan lokasi pemasangan dengan sumber suara.

Lihat juga: 5 Tanda Mobil Diesel Anda Butuh Peredam Suara Khusus

Getaran Menjadi Perhatian Penting

Pada mobil diesel, suara dan getaran biasanya menjadi dua hal yang saling berkaitan. Jika hanya memasang material penyerap suara tanpa menangani getaran panel, hasil peredaman bisa kurang maksimal. Karena itu, material vibration damper dapat digunakan terlebih dahulu pada panel yang mengalami vibrasi.

Material berbasis rubber butyl, misalnya, banyak digunakan untuk membantu meredam getaran pada berbagai bagian kendaraan. Noisekill sendiri menggunakan material rubber butyl pada sejumlah produknya. 

Lihat juga: Suara Hujan di Atap Mobil Diesel Mengganggu? Ini Solusinya!

Area Pemasangan Bisa Lebih Spesifik

Pada mobil diesel, pemasangan peredam dapat diprioritaskan pada area yang paling dekat atau paling banyak menerima sumber suara. Misalnya:

Noisekill Membantu Mengurangi Suara dan Getaran

Jika kondisi mesin sudah dipastikan baik tetapi suara diesel masih terasa mengganggu, salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan adalah meningkatkan sistem peredaman kendaraan. Menggunakan Noisekill Diesel Series menjadi pilihan yang tepat. Produk ini direkayasa khusus untuk mengurangi suara dan getaran pada mobil diesel. Pertama di Indonesia, peredam suara yang dibuat untuk mesin mobil diesel. 

Noisekill Diesel Series ini bisa mereduksi suasa dengan maksimal. Selain itu, produk ini juga tahan panas dan awet. Aman dan nyaman untuk segala medan. Untuk mobil diesel, peredaman menjadi salah satu bagian penting karena suara dan getaran mesin dapat terasa cukup dominan di dalam kabin.