
Buat pemilik mobil yang ingin meningkatkan kenyamanan berkendara, upgrade head unit mobil bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik. Head unit bukan hanya berfungsi untuk memutar musik, tetapi juga dapat menjadi pusat hiburan dan konektivitas di dalam mobil.
Head unit modern kini bisa mendukung berbagai fitur seperti navigasi, Bluetooth, kamera mundur, Apple CarPlay, Android Auto, hingga koneksi internet. Namun, sebelum mengganti head unit bawaan mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perangkat baru tetap sesuai dengan kebutuhan dan kompatibel dengan kendaraan. Yuk kita lihat bagaimana seharusnya upgrade head unit mobil untuk pemula!
Kenapa Perlu Upgrade Head Unit Mobil?
Ada beberapa alasan pemilik mobil memilih mengganti head unit bawaan.
Pertama, layar dan sistem pada head unit lama mungkin sudah terasa ketinggalan dibandingkan smartphone yang digunakan sehari-hari. Head unit baru dapat memberikan tampilan yang lebih modern sekaligus konektivitas yang lebih praktis.
Kedua, fitur smartphone seperti navigasi dan pemutaran musik bisa ditampilkan langsung di layar mobil. Android Auto, misalnya, memungkinkan pengguna mengakses navigasi, panggilan, pesan, dan musik melalui layar mobil. Google juga menyebutkan bahwa Android Auto membutuhkan mobil atau stereo yang kompatibel.
Bagi pengguna iPhone, Apple CarPlay juga dapat menjadi pertimbangan. CarPlay memungkinkan berbagai fungsi iPhone seperti navigasi, panggilan, pesan, dan musik ditampilkan pada layar kendaraan yang kompatibel.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Mengganti Head Unit
Sebelum membeli head unit baru, jangan langsung terpaku pada ukuran layar atau jumlah RAM. Hal pertama yang perlu diketahui adalah kompatibilitas dengan mobil. Periksa ukuran dashboard dan model head unit yang digunakan. Beberapa mobil menggunakan ukuran 2-DIN yang relatif umum, sedangkan mobil tertentu membutuhkan frame atau bracket khusus agar head unit baru dapat terpasang dengan rapi.
Selain ukuran, perhatikan juga koneksi dan fitur bawaan mobil. Jika mobil memiliki kontrol audio di setir, kamera mundur, sensor parkir, atau fitur lain yang terhubung dengan sistem bawaan, pastikan head unit baru dapat mempertahankan fungsi tersebut atau menggunakan perangkat tambahan yang sesuai.
Pilih Sistem Operasi dan Fitur yang Dibutuhkan
Setiap head unit memiliki spesifikasi dan fitur yang berbeda. Karena itu, tentukan terlebih dahulu kebutuhan sebelum membeli. Jika penggunaan utama adalah navigasi dan musik dari smartphone, fitur seperti Apple CarPlay atau Android Auto bisa menjadi prioritas.
Untuk pengguna Android, Google menyebutkan bahwa Android Auto melalui kabel membutuhkan smartphone dengan Android 9.0 atau lebih baru, paket data aktif, mobil atau stereo yang kompatibel, serta kabel USB berkualitas baik. Untuk koneksi nirkabel, terdapat persyaratan tambahan seperti dukungan Wi-Fi 5 GHz pada perangkat.
Sementara itu, pengguna iPhone perlu memastikan kendaraan atau stereo mendukung CarPlay. Untuk koneksi nirkabel, Apple juga menyebutkan bahwa Bluetooth dan Wi-Fi perlu aktif pada iPhone.
Perhatikan RAM dan Penyimpanan
Jika memilih head unit berbasis Android, RAM dan kapasitas penyimpanan juga perlu diperhatikan. RAM berpengaruh terhadap kemampuan head unit menjalankan beberapa proses secara bersamaan. Sementara itu, kapasitas penyimpanan berguna untuk menyimpan aplikasi, file musik, atau data lainnya.
Namun, spesifikasi besar tidak selalu berarti paling sesuai. Untuk penggunaan sehari-hari, sebaiknya sesuaikan spesifikasi dengan aplikasi yang memang akan digunakan. Jangan sampai membayar lebih untuk fitur yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Jangan Lupakan Kualitas Layar dan Audio
Layar adalah salah satu bagian yang paling sering digunakan saat mengoperasikan head unit. Karena itu, perhatikan ukuran layar, resolusi, tingkat kecerahan, serta respons touchscreen.
Kualitas audio juga tidak kalah penting. Jika Aisuka sering mendengarkan musik di perjalanan, periksa pengaturan equalizer, dukungan format audio, serta kemampuan head unit terhubung dengan sistem audio mobil. Kalau mobil sudah menggunakan speaker, amplifier, atau perangkat audio tambahan, pastikan head unit baru mempunyai koneksi yang sesuai.
Apakah Kamera Mundur Bisa Tetap Digunakan?
Ini menjadi salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul ketika pemilik mobil ingin upgrade head unit mobil. Jawabannya tergantung pada jenis kamera dan sistem yang digunakan. Banyak head unit aftermarket sudah menyediakan input kamera sehingga kamera mundur dapat ditampilkan pada layar.
Namun, kompatibilitas tetap perlu diperiksa sebelum pemasangan. Jangan lupa tanyakan kepada installer apakah kamera bawaan mobil dapat langsung digunakan atau membutuhkan adaptor tambahan.
Bagaimana dengan Kontrol Audio di Setir?
Jika mobil memiliki tombol pengaturan volume atau tombol untuk mengganti lagu di setir, fungsi tersebut juga perlu diperhatikan. Pada beberapa kendaraan, kontrol setir dapat tetap digunakan setelah mengganti head unit dengan bantuan interface atau modul tertentu.
Karena setiap mobil mempunyai sistem yang berbeda, sebaiknya tanyakan kompatibilitasnya kepada toko atau teknisi sebelum pemasangan. Hal yang sama berlaku untuk fitur bawaan lain seperti sensor parkir, kamera 360, Bluetooth bawaan, hingga sistem kontrol kendaraan yang terhubung dengan head unit.
Pilih Installer yang Berpengalaman
Head unit memang terlihat seperti perangkat yang tinggal dipasang, tetapi proses instalasinya perlu dilakukan dengan benar. Pemasangan yang kurang tepat dapat menyebabkan masalah koneksi, fungsi tombol setir tidak bekerja, kamera tidak tampil, atau fitur bawaan tertentu terganggu.
Karena itu, pilih installer yang memahami sistem kelistrikan dan perangkat elektronik mobil. Jika menggunakan head unit aftermarket, pastikan juga perangkat tersebut mendapatkan dukungan firmware dari produsennya. Google sendiri menyarankan pengguna memeriksa pembaruan firmware untuk receiver aftermarket ketika mengalami masalah Android Auto.
Mengganti head unit bisa menjadi pilihan bagi pemilik mobil yang menginginkan sistem hiburan dan konektivitas yang lebih modern. Namun, perangkat yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik mobil.
Jangan hanya mengejar layar besar atau spesifikasi tinggi. Kompatibilitas, konektivitas smartphone, dukungan kamera, kontrol setir, kualitas audio, serta proses pemasangan juga perlu diperhatikan. Dengan mempertimbangkan semua hal tersebut sejak awal, upgrade head unit mobil bisa memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis sekaligus membuat interior mobil terasa lebih modern.

Artikel Pilihan
5 Area Sumber Kebisingan dalam Mobil Ternyata Ini Semua
Panduan Memilih Paket Peredam Mobil NoiseKill Berdasarkan Jenis Kendaraan

