
Mobil hybrid semakin diminati di Indonesia karena terkenal hemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan. Namun, masih banyak calon pemilik yang penasaran mengenai biaya perawatan mobil hybrid dibandingkan mobil bensin biasa. Apakah benar lebih mahal? Apa saja komponen yang perlu diperhatikan? Yuk, kita cek infonya di bawah ini!
Apakah Biaya Perawatan Mobil Hybrid Mahal?
Banyak orang mengira mobil hybrid membutuhkan biaya perawatan yang sangat tinggi. Faktanya, servis rutin mobil hybrid masih tergolong terjangkau, terutama selama masa garansi pabrikan.
Rata-rata biaya servis berkala mobil hybrid berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp3 jutaan per kunjungan, tergantung merek, model, dan jenis perawatan yang dilakukan. Bahkan beberapa produsen masih memberikan gratis jasa servis hingga jarak tempuh tertentu.
Selain itu, sistem pengereman regeneratif pada mobil hybrid membuat kampas rem lebih awet dibanding mobil biasa. Mesin bensin juga bekerja lebih ringan karena dibantu motor listrik, sehingga beberapa komponen mesin dapat memiliki umur pakai lebih panjang.
Estimasi Biaya Servis Mobil Hybrid
Berikut gambaran umum biaya servis berkala mobil hybrid berdasarkan jarak tempuh dan jenis perawatan yang dilakukan. Untuk servis ringan seperti penggantian oli dan filter biasanya membutuhkan biaya mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 juta. Ketika mobil memasuki jarak tempuh di atas 60.000 km, biaya servis dapat meningkat menjadi Rp3 jutaan karena adanya pemeriksaan sistem kelistrikan dan pendingin baterai hybrid.
Komponen dengan biaya paling besar adalah penggantian baterai hybrid. Harga baterai hybrid dapat mencapai Rp30 juta hingga Rp50 juta tergantung tipe kendaraan. Namun, pengguna tidak perlu terlalu khawatir karena usia pakai baterai umumnya mencapai 8 sampai 10 tahun dan masih dilindungi garansi pabrikan.
Lihat juga: Cara Membeli Mobil Bekas yang Aman agar Tidak Salah Pilih
Komponen Mobil Hybrid
Baterai Hybrid
Pertama, ada baterai hybrid yang merupakan komponen utama yang menyimpan energi listrik untuk motor penggerak. Komponen ini membutuhkan perhatian khusus agar performanya tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang.
Motor Listrik
Selanjutnya, motor listrik membantu mesin bensin saat akselerasi dan dapat menggerakkan kendaraan pada kecepatan rendah. Berbeda dengan mesin konvensional, motor listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak sehingga perawatannya relatif minim.
Inverter
Kemudian, inverter bertugas mengubah arus listrik DC menjadi AC dan sebaliknya. Komponen ini memiliki sistem pendingin khusus agar tidak mengalami overheat saat mobil digunakan dalam waktu lama.
Lihat juga: Keunggulan Asuka BM Series sebagai Headunit Audio Premium untuk Mobil Modern
Sistem Pengereman Regeneratif
Mobil hybrid menggunakan teknologi regenerative braking yang mampu mengubah energi pengereman menjadi energi listrik. Sistem ini membuat kampas rem lebih awet sehingga biaya perawatan rem bisa lebih hemat dibanding mobil biasa.
Biaya perawatan mobil hybrid sebenarnya masih tergolong wajar, terutama pada masa awal penggunaan. Servis rutin tidak jauh berbeda dengan mobil bensin biasa, meskipun ada tambahan perhatian pada sistem baterai dan kelistrikan.
Lihat juga: Memahami Jenis-Jenis Suspensi Mobil dan Fungsi Utamanya
Pemasangan Headunit Android
Untuk menambah kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, memasang headunit android adalah pilihan yang tepat. Banyak fitur canggih yang bisa Aisuka nikmati selama berkendara. Asuka sendiri memiliki beragam pilihan headunit android yang dengan kualitas yang mumpuni.
Bahkan saat ini, ada headunit android yang bisa terintegrasi dengan fitur lain seperti sensor kualitas udara. Tentu saja hal ini sangat dibutuhkan untuk para pengendara untuk memeriksa kualitas udara dan kapasitas karbondioksida dalam kabin mereka.
Klik di sini untuk dapatkan produknya!

