
Buat Aisuka yang baru menggunakan dashcam, mungkin pernah melihat fitur loop recording di menu pengaturan. Sebenarnya, apa itu loop recording pada dashcam dan kenapa fitur ini penting?
Secara sederhana, loop recording adalah fitur yang membuat dashcam bisa merekam video secara terus-menerus dengan cara menimpa rekaman lama ketika kapasitas penyimpanan sudah penuh. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menghapus file video secara manual setiap kali kartu memori kehabisan ruang.
Fitur ini menjadi salah satu bagian penting pada dashcam karena perangkat memang dirancang untuk merekam perjalanan secara kontinu. Dashcam akan terus merekam dan menimpa video lama yang tidak dilindungi ketika kartu memori penuh.
Bagaimana Cara Kerja Loop Recording?
Cara kerja loop recording sebenarnya cukup sederhana. Ketika dashcam mulai merekam, video biasanya akan dibagi menjadi beberapa file dengan durasi tertentu, misalnya 1, 3, atau 5 menit. Durasi tersebut dapat berbeda tergantung model dan pengaturan dashcam.
Sebagai contoh, Aisuka berkendara selama satu jam. Dashcam tidak selalu menyimpan perjalanan tersebut sebagai satu file video berdurasi satu jam. Rekaman dapat dibagi menjadi beberapa file pendek secara berurutan.
Ketika kartu memori mulai penuh, sistem akan mencari rekaman lama yang masih berstatus normal atau tidak dilindungi. File tersebut kemudian ditimpa dengan rekaman baru. BlackVue juga menjelaskan bahwa loop recording menyimpan video dalam beberapa segmen dan file lama yang tidak dilindungi akan ditimpa ketika kartu SD penuh.
Jadi, pengguna tetap mendapatkan rekaman terbaru tanpa harus menghentikan proses recording untuk mengosongkan kartu memori.
Kenapa Dashcam Membutuhkan Loop Recording?
Bayangkan jika dashcam tidak memiliki fitur loop recording. Setiap kali kartu memori penuh, kamera harus berhenti merekam sampai pengguna menghapus atau memindahkan file lama.
Hal tersebut tentu kurang praktis, terutama jika dashcam digunakan setiap hari. Dengan loop recording, proses perekaman dapat berlangsung secara otomatis. Ketika ruang penyimpanan habis, rekaman lama akan digantikan oleh rekaman baru. Loop recording memungkinkan rekaman baru secara otomatis menimpa rekaman lama ketika penyimpanan mencapai kapasitas maksimal.
Apakah Semua Rekaman Lama Akan Terhapus?
Tidak selalu. Pada banyak dashcam, rekaman yang dianggap penting dapat disimpan secara terpisah atau dikunci agar tidak ikut tertimpa oleh sistem loop recording.
Misalnya, ketika terjadi benturan, fitur G-Sensor pada dashcam dapat mendeteksi perubahan gerakan yang cukup kuat. Kamera kemudian dapat menyimpan rekaman kejadian tersebut sebagai file yang dilindungi. Beberapa dashcam juga menyediakan tombol untuk mengunci rekaman secara manual. Rekaman kejadian dapat disimpan secara terpisah sehingga tidak ikut tertimpa oleh loop recording.
Namun, sistem penyimpanan setiap dashcam bisa berbeda. Jadi, sebaiknya cek buku manual atau pengaturan perangkat untuk mengetahui bagaimana dashcam tertentu melindungi file penting.
Apa Bedanya Loop Recording dan Parking Mode?
Loop recording dan parking mode merupakan dua fitur yang berbeda meskipun sama-sama berhubungan dengan perekaman. Umumnya digunakan ketika mobil sedang berjalan. Dashcam akan merekam perjalanan secara kontinu dan mengelola penyimpanan dengan menimpa file lama.
Sementara itu, parking mode dirancang untuk memantau kondisi kendaraan ketika sedang parkir. Tergantung perangkatnya, dashcam dapat merekam berdasarkan gerakan, benturan, atau menggunakan metode time-lapse.
Apakah Loop Recording Membutuhkan Kartu Memori Besar?
Kapasitas kartu memori tetap berpengaruh terhadap berapa lama rekaman lama dapat bertahan sebelum tertimpa. Semakin besar kapasitas penyimpanan dan semakin rendah ukuran file video, semakin panjang periode rekaman yang dapat tersimpan sebelum sistem mulai menggantikan file lama.
Namun, menggunakan kartu memori berkapasitas besar bukan berarti semua rekaman akan tersimpan selamanya. Ketika kapasitas akhirnya penuh, sistem loop recording tetap akan menimpa file lama sesuai mekanisme perangkat.
Selain kapasitas, perhatikan juga spesifikasi kartu memori yang direkomendasikan oleh produsen dashcam. Beberapa dashcam memiliki batas kapasitas atau persyaratan kecepatan kartu tertentu.
Bagaimana Jika Ada Rekaman Penting?
Kalau ada kejadian penting di jalan, sebaiknya segera simpan atau backup rekaman tersebut. Jangan hanya mengandalkan loop recording karena file yang tidak dilindungi pada akhirnya bisa tertimpa oleh rekaman baru. Beberapa dashcam menyediakan fitur penguncian file, sementara model tertentu memungkinkan pengguna melihat dan mengunduh video melalui aplikasi.
Pasang Dashcam Mobil
Untuk meningkatkan keamanan, Aisuka juga bisa memasang dashcam mobil. Alat ini memiliki manfaat yang besar untuk alat perekam berbagai kejadian yang ada di hadapan mobil. Selain itu, dashcam mobil juga bisa menjadi alat bukti yang kuat jika terjadi kecelakaan atau tindakan kriminal.
Salah satu rekomendasi dashcam mobil yang bisa diandalkan adalah dengan memakai MV 240D. Produk dari Mirai ini memiliki resolusi gambar yang besar, sehingga rekaman akan tampak jernih dan detail. Selain itu, ada sudut pandang yang bisa direkam oleh dashcam yang satu ini, mulai dari area depan, belakang, hingga dalam kabin. Tentu alat ini akan sangat membantu keselamatan perjalanan. Sebaiknya Aisuka segera memasangnya dalam mobil.

Artikel Pilihan
Cara Memilih Headunit Mobil yang Cocok dengan Kendaraan

